Connect with us

Hi, what are you looking for?

Seni dan Budaya

Resmi Jadi Karya dan Kerajinan Asli Bojonegoro Bupati Berharap Oklik Menjadi Ekstrakulikuler Kesenian di Sekolah

IMG 20221014 WA0030

Bojonegoro.com – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata, Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kab. Bojonegoro menambah deretan karya dan kerajinan yang terdaftar HKI (Hak Kekayaan Intelektual). Kamis (13/10/22).

Launching HKI Oklik Bojonegoro dilaksanakan di Lapangan Desa Sobontoro, Kec. Balen yang dihadiri langsung Bupati Bojonegoro, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pertamina EP Cepu Zona 12, Pertamina EP Sukowati Field Zona 11, PPKD Kab. Bojonegoro, Forkopimcam, Pemerintah Desa Sobontoro, serta Pegiat Seniman Daerah lainnya.

Masuknya kesenian tradisional asli Kec. Balen tersebut, Menambah deretan karya dan kerajinan di Kab. Bojonegoro yang diakui HKI. Oklik diakui Hak Ciptanya sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional (EBT), sejak Agustus kemarin oleh Kemenkumham.

Sebagai seni tradisional yang tumbuh dan berkembang ditengah-tengah masyarakat, dengan bunyi khasnya _klik, klok, klik, klik, klok, klik_ yang dihasilkan dari alat sederhana berupa kentongan bambu, menjadi alasan dinamainya kesenian tersebut sebagai kesenian oklik. Berlatar belakang sebuah usaha untuk mengusir pagebluk dimasa penjajahan Belanda, kegiatan memainkan Oklik terus dilakukan masyarakat dengan peralatan, musik, teatrikal hingga fungsi yang berkembang juga. Dengan perkembangannya, Oklik juga menjadi tontonan rakyat dalam pagelaran rakyat.

Ketua PPKD Bojonegoro menjelaskan bahwa sejak 2021 timnya telah melakukan riset mendalam terkait kesenian Oklik. Mulai dari sejarah, alat yang digunakan hingga fungsinya. Didik juga mengucapkan bahwa launching malam hari ini adalah langkah awal untuk kesenian Oklik dapat lebih dikenal dimasyarakat luas. “Harapan kita, malam ini adalah langkah awal untuk dapat mengenalkan Oklik pada nasional dan internasional.” Ungkapnya.

Bupati Bojonegoro mengucapkan terimakasih atas upaya yang dilakukan pegiat dan pelaku kesenian Oklik yang telah menjaga dan melestarikan kesenian tersebut. Setelah ini tugas kita adalah mengenalkan Oklik kepada Indonesia, kita mulai dengan menampilkan Oklik pada kegiatan-kegiatan pemerintahan maupun masyarakat pada umumnya.

Baca Juga :  Bentuk Penghormatan dan Pelestarian Budaya Leluhur, Pemkab Pindahkan Tanah Makam Samin Surosentiko dari Sawahlunto ke Bojonegoro

“Saya menghimbau untuk kegiatan peringatan hari besar maupun kegiatan besar kemasyarakatan, untuk menampilkan kesenian Oklik. Selain itu juga peran dalam dunia pendidikan, untuk menyediakan ekstrakulikuler kesenian Oklik. Hal ini penting agar generasi muda lebih mengenal dan menggemari kesenian Oklik.” Himbau Anna Mu’awanah, menutup sambutannya.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Olahraga

BOJONEGORO – Kepastian kapan akan digelar pelaksanaan Liga 3 putaran Nasional sudah diterima oleh manajemen Persibo Bojonegoro. Surat edaran dari PSSI melalui Asosiasi Provinsi...

Olahraga

Bojonegoro.com.- Guna membentuk tim yang solid dalam menghadapi putaran Nasional Liga 3 April mendatang, Persibo Bojonegoro melakukan pertandingan uji coba melawan Persenga Ngadirejo Widang...

Kabar

Bojonegoro.com  – Polres Bojonegoro bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah(TPID) Kabupaten Bojonegoro melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di gudang beras Bulog Kecamatan Kalitidu dan gudang beras...

Ekonomi

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melakukan pemantauan harga beberapa komoditas pertanian di Pasar Wisata, Jumat (23/2/2024). Kegiatan pemantaun ini sekaligus persiapan pemberian bantuan...

X