17 September 2026

Sedekah Bumi Sumur Mojo, Perekat Kebersamaan dan Wujud Rasa Syukur Warga Sobontoro

0
Sedekah Bumi Sumur Mojo, Perekat Kebersamaan dan Wujud Rasa Syukur Warga Sobontoro

Kirab Gunungan Hasil Bumi warga Sumur Mojo

Bojonegoro.com –  Pemerintah Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro menggelar sedekah bumi yang dilaksanakan di Sumur Mojo, Sobontoro Jumat (28/8/2026).

Kegiatan sedekah bumi di Sobontoro merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun sebagai pengungkapan rasa syukur warga desa atas keberkahan dan rejeki yang telah diterima oleh warga.  Kegiatan juga bertujuan untuk melestarikan budaya lokal dan mempererat kebersamaan masyarakat.

Sedekah Bumi dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro Elzadeba Agustina, Camat Balen Adriyanto, Kepala Desa Sobontoro Mursim, serta jajaran Forkopimcam Kecamatan Balen.

Dalam sedekah Bumi Sobontoro, warga membawa gunungan hasil bumi serta menampilkan Seni Oklik yang menjadi salah satu kesenian khas masyarakat setempat. Gunungan berisi beragam hasil pertanian seperti kacang, tomat, lombok, dan komoditas lainnya. Hal ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang diperoleh. Tradisi tersebut sekaligus menggambarkan hubungan erat masyarakat dengan alam dan sektor pertanian yang menjadi bagian penting kehidupan warga Desa Sobontoro.

Kepala Disbudpar Bojonegoro Elzadeba Agustina mengatakan sedekah bumi memiliki makna penting dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, terdapat tiga hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut, yakni gunungan hasil bumi, tradisi sedekah bumi, dan pelestarian seni Oklik.

“Gunungan menunjukkan bahwa hasil bumi masyarakat Desa Sobontoro sangat baik. Ini tentu menjadi sesuatu yang patut kita syukuri, karena tanah yang kita miliki mampu menghasilkan berbagai komoditas pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, sedekah bumi merupakan salah satu bentuk budaya yang terus berkembang dan dilestarikan di Kabupaten Bojonegoro. Tradisi tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas kesehatan, keselamatan, panjang usia, serta keberkahan yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga :  Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Punggur Lestarikan Kesenian Tradisional di Desanya

Selain tradisi sedekah bumi, Elzadeba menilai keberadaan Oklik di Desa Sobontoro juga memiliki nilai penting dalam upaya menjaga kekayaan budaya daerah.

“Seni Oklik merupakan salah satu kekayaan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat. Kesenian ini bahkan telah mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dari Kementerian Kebudayaan,” jelasnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan berbagai kebudayaan yang telah diwariskan para pendahulu. Menurutnya, tradisi sedekah bumi, gunungan hasil bumi, maupun Seni Oklik perlu terus dikenalkan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.

“Ini bukan hanya menjadi kebanggaan Desa Sobontoro, tetapi juga menjadi kebanggaan Kabupaten Bojonegoro secara keseluruhan,” tegasnya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X