Connect with us

Hi, what are you looking for?

Bojonegoro.com
IMG 20211106 WA0102

Kabar

Semprot Lahan Gunakan Drone FPS, Petani Tikusan Hemat 50 Persen

Bojonegoro.com – Pemerintah Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Maju Bersama, mengeklaim penggunaan drone untuk menyemprot lahan pertanian mampu menghemat biaya produksi hingga 50 persen.

“Kami telah membuktikan penggunaan drone FPS untuk menyemprotkan pupuk maupun pembasmi hama untuk lahan pertanian, hasilnya lebih hemat biaya sampai lebih dari 50 persen,” kata Kepala Desa (Kades) Tikusan, Ir. Edy Sunarto kepada Bojonegoro.com, Sabtu, 06/11/2021.

Sebelum pembelian drone seharga Rp175 Juta, Edy mengaku telah membuat perhitungan bussines plan dan social plan bersama jajaran perangkat desanya. Baru kemudian rencana penerapan teknologi drone tersebut dilaksanakan dengan penuh keyakinan.

Biaya pembeliannya diambilkan dari Dana Desa. Namun pelaksanannya diserahkan kepada BUMDesa “Maju Bersama”. Baik operator drone maupun pengelolaan bussines ia serahkan kepada BUMDesa.

“Dalam hitungan kami, Break Even Point atau titik impas kembalinya modal pembelian drone ini bisa tercapai sekira 3 tahun kedepan,” ujar pria kelahiran

Ia membandingkan, biaya semprot lahan secara manual, berlaku harga saat ini adalah Rp50 ribu per orang durasi setengah hari kerja. Sedangkan untuk sekira 1 Hektar lahan diperlukan 4 sampai 5 orang tenaga kerja. Artinya dibutuhkan biaya lebih dari Rp200 ribu untuk tiap hektar.

“Belum lagi tambah rokok dan biaya lain-lain,” imbuhnya.

Sementara, jika menggunakan drone, hanya membutuhkan biaya sewa antara Rp100 ribu sampai Rp150 ribu paling mahal. Sehingga secara biaya diyakini mampu hemat sekira 50 persen.

“Dengan ongkos produksi yang bisa ditekan lebih rendah, mestinya keuntungan saat panen kan bisa meningkat,” sambungnya.

Ditambahkan, dari sisi waktu, dijamin lebih efisien dan hasil penyemprotannya pun lebih merata. Karena hanya butuh waktu antara 15 hinga 20 menit paling lama untuk luasan 1 Hektar lahan pertanian.

Baca Juga :  Data Berbicara, Bojonegoro Lebih Unggul di Bidang Infrastruktur dan Penurunan Kemiskinan dari Kabupaten Tetangga

“Pasti lebih merata hasilnya. Ini kelebihannya. Wong tinggal main remote control saja. Beda dengan kalau tenaga manual, makin siang pasti makin lelah. Wajar jika konsentrasi penyemprot menurun dan hasilnya kurang rata,” tandasnya.

Selain secara hasil diyakini memuaskan para petani, ada nilai tambah yang bisa dijangkau oleh drone diberi nama Full Drone Solution (FDS) hasil karya mahasiswa Universitas Gajah Mada itu. Yaitu membangkitkan minat bertani bagi kaum milenial.

“Terbukti, dengan menggunakan teknologi robotika yang diterapkan ke pertanian ini anak-anak muda tertarik bertani. Tak cuma drone saja, kami berencana menerapkan full teknologi untuk pertanian. Mulai persiapan lahan sampai pada masa panen,” ucapnya.

“Kalau drone bisa autonomos, saya berharap seperti pada mesin combine pun bisa autonomous,” lanjut pria lulusan Insititut Teknologi Nasional (ITN) Malang itu.

Lebih jauh, pria yang mengaku pernah bekerja di Amerika Serikat dan Australia ini mentargetkan sewa drone bisa merambah ke desa-desa lain. Dalam waktu dekat, sejumlah desa seperti Nguken dan Sukoharjo tengah terlibat dalam pembicaraan bisnis rental drone dimaksud.

“Mudah-mudahan, tak cuma konsep terapan teknologi yang nanti bisa menginfluence desa-desa lain sekabupaten. Tetapi juga terwujudnya mimpi Murji Murbeh. Makmur siji makmur kabeh untuk masyarakat,” pungkasnya.(*)

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Olahraga

bojonegoro.com – Turnamen Catur Bupati Cup tahun 2022 diikuti 341 peserta dari 80 sekolah di kabupaten Bojonegoro yang digelar di GOR Polres Bojonegoro, Sabtu...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Bojonegoro Nglenyer Fashion Festival (BNFF) Zona 2 digelar di jalan poros Desa Luwihaji, tepatnya di Jembatan Terusan Bojonegoro – Blora (TBB) Kecamatan...

Kebijakan

Bojonegoro.com – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan sebanyak 52 pejabat. Mereka terdiri dari 10 pejabat administrator, 8 pengawas dan 34...

Kabar

Bojonegoro.com – Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam penanganan kemiskinan di daerah sudah selaras dari tahun ke tahun. Strategi penanganan kemiskinan melalui program jangka...

X