Connect with us

Hi, what are you looking for?

Seni dan Budaya

Seno Nugroho, Dalang Fenomenal Yang Digemari Kaum Muda Milenial Tetap Eksis di Masa Pandemi.

IMG 20201001 170132

YOGYAKARTA-Ki Seno Nugroho dalang fenomenal asal Yogyakarta disetiap pagelarannya penggemar setianya selalu hadir memenuhi tempat dimana dalang Seno mengelar pertunjukan.

Dari usia belia Seno Nugroho sudah akrab dengan dunia pewayangan, Seno kecil hidup menghirup nafas di tengah gamelan,Gending dan wayang. Karena tidak mengherankan jika Seno Nugroho tumbuh menjadi seniman besar.

Capaian Ki Seno Nugroho yang kita kenal sekarang ini tidak lepas dari peran ayahnya Ki Suparman Cermo Wiyoto yang juga seorang dalang kondang di Yogyakarta, jadi kelihaian dan keahlian Seno dalam memainkan wayang sudah terpupuk dari usai dini.

Seno Nugroho dikenal masyarakat luas sebagai dalang yang mampu membentuk karakter Bagong yang lucu, segar dan spontan. Karakter Bagong yang tidak dimiliki oleh dalang lainnya inilah yang mampu menarik perhatian dari kaum milenial melalui pergelaran wayang kulit yang memadukan antara gagrak Surakarta dan gagrak Yogyakarta. Bisa dikatakan ki Seno Nugroho telah menciptakan Gagrak (gaya) baru paduan dari Gagrak Jogja dan Gagrak Solo.

Ketenaran Ki Seno tidak terbendung melalui Chanel Youtube dalang Seno yang telah mencapai 400 ribu subscribe lebih sebagai bukti Seno Nugroho adalah dalang paling fenomenal dan digandrungi anak muda jaman sekarang.

Ditemui di rumahnya di daerah Sedayu Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, Ki Seno menyambut dengan santai namun penuh kehangatan. Monggo mas Monggo, pinarak (duduk) sambut Ki Seno. Dengan hanya mengenakan Kaos oblong dan celana pendek Ki Seno dalang Fenomenal ini nampak sangat bersahaja, sederhana dan tidak mengada-ada dalam penampilannya.

IMG 20201001 170404

Ki Seno Nugroho saat ditemui awak media di kediamannya.

Bagaimana rasanya menjadi terkenal dan fenomenal mas, Ya Syukur Alhamdulillah, dinikmati saja anugrah Tuhan, jawabnya singkat. Setelah itu dengan penuh keakraban disertai gelak tawa, Ki Seno bercerita perihal awal mula perjalanan karir mendalangnya yang mencuri banyak perhatian dari semua kalangan.

Baca Juga :  Pertunjukan Wayang Kulit Climen Ki Seno Nugroho live streaming YouTube

Pencapaian semua ini dan apa yang dilihat publik saat ini bukannya tanpa halangan dan pertentangan, di Awal-awal dulu, saat saya menyajikan wayang kulit Gagrak baru dengan mengawinkan Gagrak Solo dan Gagrak Jogja dalam setiap pertunjukan wayang, banyak seniman pedalangan yang mengkritisi, tapi itu saya anggap sebagai sebuah bentuk perhatian dari teman seniman dan merupakan kewajaran saat ada hal baru diikuti oleh pendapat pro dan kontra, terangnya.

Konsep Ki Seno dalam pertunjukan wayang kulit yang ringan, segar dan selalu ada kejutan kejutan dalam hal banyolan dan alur cerita menarik perhatian anak milenial. Bagong menjadi tokoh sentral dan primadona disetiap pagelaran wayang kulit Ki Seno.

Ki Seno Nugroho sangat pandai meramu lakon wayang kulit menjadi tontonan yang segar tanpa meninggalkan unsur tuntunan. Diciptakannya Bagong dengan karakter ceplas ceplos, spontan dan berani seolah olah mewakili kaum muda milenial yang membutuhkan tokoh untuk menyuarakan kegalauan isi hatinya, sifat kritis Bagong dengan dibalut kelucuan ini yang disuka penggemar Ki Seno Nugroho.

Selain karakter Tokoh Bagong yang diciptakan sangat kuat dan mampu menarik perhatian khalayak rame, semua waranggana atau Sinden Ki Seno juga mampu mengimbangi konsep pertunjukan pewayangan yang diinginkan Ki Seno, Kemampuannya berkomunikasi dengan semua sinden, khususnya Sinden Elisa dan Tatin menjadi magnet tersendiri yang ikut mewarnai pagelaran menjadi lebih segar. Ki Seno Nugroho dengan cerdas meracik karakter Bagong yang kuat dipadukan dengan banyalon spontan bersama sinden dipanggung membuat suasana benar-benar segar menyenangkan.

Lebih lanjut bapak tiga anak ini menjelaskan, konsep saya dalam pertunjukan wayang sangat sederhana, penonton datang mencari hiburan dan untuk senang, karena alasan itulah saya menyuguhkan apa yang mereka cari, mereka datang, mereka tertawa dan mereka tahu isi ceritanya, sudah selesai, dan terbukti, itu yang anak muda pecinta wayang butuhkan, terang Ki Seno.

Baca Juga :  Karya Sudamala "Doa Untuk Dunia" Ki Purbo Asmoro Menginisiasi Seniman Lain Melakukan Pentas Virtual.

Dalam masa pandemi inipun, Ki Seno Nugroho tetap eksis mengadakan pagelaran wayang kulit virtual, dengan wayang climen (ringkas) Ki Seno menyapa penggemarnya melalui live streaming chanel YouTube Dalang Seno. Kalau ada yang nanggap (menginginkan) saya wayangan climen ya saya siap siap saja, lumayan, buat mengisi bumbu dapur yang mulai habis, jelas Ki Seno merendah. Saat ditanya apa pesan untuk penggemarnya dan seniman muda, Ki Seno menjawab, untuk para seniman, teruslah berkarya dan tetap menjadi diri sendiri, jangan pernah berhenti berproses kelak kalian akan menemukan jati diri dalam berkesenian, dan bagi penggemar wayang kulit, mohon bersabar, tetap berhati hati di masa pandemi, nonton wayangnya sementara virtual di rumah saja.

Meski Kepopuleran Ki Seno semakin membungbung tinggi namun Seno Nugroho tetap sederhana, membumi dan rendah hati. Salam Wayang.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Baca Artikel Lainnya

X