Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Siswa Jadi Korban Tindak Asusila, Pengurus Madrasah Minta Maaf dan Serahkan Pada Proses Hukum

Ilustrasi Pemerkosaan 400x257 1

Bojonegoro.com — Perbuatan salah satu oknum pengajar sekolah madrasah yang diduga melakukan perbuatan cabul terhadap delapan siswanya di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berbuntut permintaan maaf dari pengurus pendidikan setempat.

HN selaku Ketua Pengurus Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan pada madrasah tersebut menyatakan permintaan maaf dan keprihatinan yang mendalam atas dugaan perbuatan asusila oleh salah satu oknum guru yang  menyita perhatian masyarakat luas.

“Maka kami dan segenap pengurus menganggap perlu untuk melakukan klarifikasi dan melakukan beberapa langkah guna memberikan penjelasan kepada masyarakat luas,” ujar Ketua Badan Pengurus Pendidikan madrasah tempat para siswa korban asusila kepada Bojonegoro.com, Jumat (22/03/2024).

Dijelaskan, setelah melalui rapat dan pertemuan dengan para pengurus dan berkonsultasi dengan banyak pihak pihaknya menyatakan, lembaga sekolah madrasah menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya kepada masyarakat Bojonegoro terkhusus Wali Murid MI bersangkutan.

“Ke dua, kami menyerahkan sepenuhnya kasus ini untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sedangkan untuk anak didik yang terdampak secara psikologis, pihak madrasah telah melakukan upaya dengan pendampingan psikolog anak.

Sementara itu Kepala MI, HS menyatakan bahwa sejauh ini proses belajar mengajar masih tetap berjalan dengan baik dan tidak terkendala hal apapun, semua masih berjalan dengan lancar kondusif.

HS menegaskan dan memohon kepada masyarakat Bojonegoro khususnya orang tua wali murid untuk bersabar menunggu proses hukum yang telah berjalan dan tetap mempercayakan anak anaknya untuk mendapat pendidikan di madrasah ini.

“Kedepannya kami akan melakukan proses seleksi dan perekrutan guru pengajar dengan lebih berhati hati, selektif dan ketat. Secara berkala akan di lakukan tes psikologis dan kepribadian secara berkala untuk tenaga pendidik dan non kependidikan di lembaga kami,” tandas HS.

Baca Juga :  Roadshow Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pemkab Bojonegoro Ingatkan Peran Penting Keluarga dan Sekolah  

 

Disclaimer : Mengacu kepada kode etik jurnalistik dan Pemberitaan Ramah anak, segala informasi yang mengarah kepada informasi identitas korban yang masih dibawah umur tidak dapat kami cantumkan dalam berita ini

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Serangkaian kegiatan digelar oleh pemerintah kelurahan Sumbang kecamatan/kabupaten Bojonegoro setiap  bulan Muharram diantaranya adalah pengajian umum, Grebek Tumpeng, pawai budaya, campursari dan...

Kriminal

Bojonegoro.com – jajaran Sat Reskrim Polres Bojonegoro terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku penganiayaan hingga menyebabkan meninggalnya A (20) warga Desa Banjaran,...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com  – Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto menandatangani Pakta Integritas/Deklarasi penetapan Raperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045, Rabu (17/7/2024). Penandatanganan ini...

Kabar

Bojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengapresiasi dan supporting kepada anak muda berprestasi dengan menyerahkan bonus kepada 62 pemuda-pemudi Bojonegoro yang meraih prestasi di beberapa...

X