Connect with us

Hi, what are you looking for?

Seni dan Budaya

Sonip, Seniman Kriya Bojonegoro, Lirik Spon Dijadikan Ukiran Bernilai Seni Tinggi.

Sonip, Seniman Kriya Bojonegoro, Lirik Spon Dijadikan Ukiran Bernilai Seni Tinggi.

Bojonegoro -Indonesia kaya akan ragam seni, mulai dari seni rupa murni, seni rupa terapan hingga seni rupa kriya.

Seni kriya merupakan jenis karya seni terapan yang meliputi: seni keramik, seni ukir, seni tekstil, ataupun kerajinan.
Seni Kriya adalah seni yang menjadikan suatu obyek menjadi indah.

Sonip,(48 Thn) seniman kriya asal Purwosari, Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro,membuat karya seni kriya dengan bahan spon,spon ukir,begitu Sonip menamainya.

Seperti halnya kayu, spon dibentuk dan diukir sedemikian rupa menjadi karya seni, Sonip melalui spon ukirnnya mampu menciptakan karya yang indah seperti Sketsel, dekor pernikahan, hiasan dinding interior, Eksterior, dan Maskot pawai karnaval.

sonip seniman kriya bojonegoro lirik spon dijadikan ukiran bernilai seni tinggi 2

Dulu untuk sketsel dan dekor manten (dekor pernikahan) orang mengandalkan kayu sebagai bahan utamanya.
Kini dengan bahan spon, Sonip mampu merubahnya menjadi karya indah benbentuk sketsel dan dekor manten.
berbeda dengan kayu, dengan bahan spon biaya lebih ringan dan fleksibel karena beratnya yang juga ringan.

Sketsel dan dekor pernikahan dari Spon ukir Sonip telah banyak di pesan oleh pengusaha dekor pernikahan di Bojonegoro. Bahkan karya Spon ukir yang berbentuk maskot sudah mampu menembus Surabaya, Lamongan, Gresik dan kota Blora, Jawa tengah.

sonip seniman kriya bojonegoro lirik spon dijadikan ukiran bernilai seni tinggi 3

Ditemui di rumahnya, jebolan ISI Jogjakarta ini menerangkan, belum banyak seniman yang mengerjakan seni kriya khususnya seni ukir spon. Jadi untuk pemesarannya saat ini relatif lebih mudah, apalagi memasuki bulan Agustus, banyak perusahaan dan instansi pemerintah membutuhkan logo atau maskot hari kemerdekaan untuk menghisasi gedung.

Tapi di masa pandemi Covid-19 ini pemesanan banyak menurun, semoga memasuki bulan September sudah benar benar normal, karena pawai Hari Jadi Bojonegoro (HJB) banyak agenda pawai karnaval, dan spon ukir menjadi favorit untuk menghias mobil atau sebagai kostum pendukung artis, jelas Sonip.

Baca Juga :  Jaga Warisan Leluhur, Kampoeng Thengul Kedungkrambil Margomulyo Menjadi Tujuan Studi Visitasi Sosial Kultural BPSDM Jawa timur

Disinggung tentang harapannya untuk Kemajuan seni di Bojonegoro, Seniman bapak 2 anak ini menjelaskan, semua aspek kesenian dan kebudayaan membutuhkan campurtangan pemerintah daerah untuk menggiatkan dan memajukan seni di Bojonegoro, Stakehokder, seniman, pengusaha, media, semua bertanggung jawab akan keberlangsungan seni dan budaya di kota tercinta ini.

Sarana prasarana untuk Seniman dan budaya mutlak di butuhkan, jadi gedung pusat seni atau art center perlu segera dibangun di Bojonegoro, pungkas Sonip.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Thengul merupakan kesenian khas yang telah menjadi identitas Kabupaten Bojonegoro mampu menarik perhatian banyak pihak, inilah yang menjadi dasar Tim Badan Pengembangan...

Kabar

Bojonegoro.com – Badan Usaha Milik Desa (BUM Des) MARGO SASONO KARYO MULYO Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo kabupaten Bojonegoro mengikuti misi dagang dan investasi bersama...

Kabar

Bojonegoro.com – Pengurus Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) cabang Kabupaten Bojonegoro memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan melakukan kunjungan ke Kodim 0813 Bojonegoro dan diterima...

Kabar

Bojonegoro.com – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesian (PSMTI) kabupaten Bojonegoro kembali melakukan kegiatan sosial dengan membagikan ratusan sembako, kali ini menyasar Bojonegoro bagian barat...

X