Connect with us

Hi, what are you looking for?

Seni dan Budaya

Sonip,Seniman Kriya Bojonegoro, lirik Spon Dijadikan Ukiran Bernilai Seni Tinggi.

IMG 20200802 105151

Bojonegoro -Indonesia kaya akan ragam seni, mulai dari seni rupa murni, seni rupa terapan hingga seni rupa kriya.

Seni kriya merupakan jenis karya seni terapan yang meliputi: seni keramik, seni ukir, seni tekstil, ataupun kerajinan.
Seni Kriya adalah seni yang menjadikan suatu obyek menjadi indah.

Sonip,(48 Thn) seniman kriya asal Purwosari, Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro,membuat karya seni kriya dengan bahan spon,spon ukir,begitu Sonip menamainya.

Seperti halnya kayu, spon dibentuk dan diukir sedemikian rupa menjadi karya seni, Sonip melalui spon ukirnnya mampu menciptakan karya yang indah seperti Sketsel, dekor pernikahan, hiasan dinding interior, Eksterior, dan Maskot pawai karnaval.

IMG 20200730 WA0033

Dulu untuk sketsel dan dekor manten (dekor pernikahan) orang mengandalkan kayu sebagai bahan utamanya.
Kini dengan bahan spon, Sonip mampu merubahnya menjadi karya indah benbentuk sketsel dan dekor manten.
berbeda dengan kayu, dengan bahan spon biaya lebih ringan dan fleksibel karena beratnya yang juga ringan.

Sketsel dan dekor pernikahan dari Spon ukir Sonip telah banyak di pesan oleh pengusaha dekor pernikahan di Bojonegoro. Bahkan karya Spon ukir yang berbentuk maskot sudah mampu menembus Surabaya, Lamongan, Gresik dan kota Blora, Jawa tengah.

IMG 20200730 WA0026

Ditemui di rumahnya, jebolan ISI Jogjakarta ini menerangkan, belum banyak seniman yang mengerjakan seni kriya khususnya seni ukir spon. Jadi untuk pemesarannya saat ini relatif lebih mudah, apalagi memasuki bulan Agustus, banyak perusahaan dan instansi pemerintah membutuhkan logo atau maskot hari kemerdekaan untuk menghisasi gedung.

Tapi di masa pandemi Covid-19 ini pemesanan banyak menurun, semoga memasuki bulan September sudah benar benar normal, karena pawai Hari Jadi Bojonegoro (HJB) banyak agenda pawai karnaval, dan spon ukir menjadi favorit untuk menghias mobil atau sebagai kostum pendukung artis, jelas Sonip.

Baca Juga :  Supartono,Pengrajin Wayang Kulit Bojonegoro Yang Masih Eksis di tengah keterbatasan Modal.

Disinggung tentang harapannya untuk Kemajuan seni di Bojonegoro, Seniman bapak 2 anak ini menjelaskan, semua aspek kesenian dan kebudayaan membutuhkan campurtangan pemerintah daerah untuk menggiatkan dan memajukan seni di Bojonegoro, Stakehokder, seniman, pengusaha, media, semua bertanggung jawab akan keberlangsungan seni dan budaya di kota tercinta ini.

Sarana prasarana untuk Seniman dan budaya mutlak di butuhkan, jadi gedung pusat seni atau art center perlu segera dibangun di Bojonegoro, pungkas Sonip.

Bagikan :
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Baca Artikel Lainnya

Seni dan Budaya

Bojonegoro – Wayang kulit adalah kesenian asli Indonesia, tepatnya kesenian dari Jawa, Seorang dalang memainkan lakon dengan penokohan wayang, Sesuai namanya wayang kulit, pembuatan...

Kabar

Bojonegoro – Di Masa Adaptasi kebiasaan baru era Pandemi covid-19, Masjid Agung Darussalam Bojonegoro menyelenggarakan sholat idul adha dengan tetap memberlakukan protokol Covid-19. Hari...

Seni dan Budaya

Bojonegoro-Sonip, (48thn) Seniman seni kriya asal Purwosari,kecamatan Purwosari,kabupaten Bojonegoro,selain di kenal sebagai seniman kriya, juga di kenal masyarakat Purwosari dan sekitarnya sebagai aktifis sosial...

Kabar

Bojonegoro– Waktu penyembelihan hewan kurban adalah 4 hari, 10 Dzulhijah, hari Idul Adha dan tiga hari sesudahnya. Waktu penyembelihan berakhir dengan tenggelamnya matahari di...

Opini & Cerita

Bekerja dengan hati mengingatkan akan arti pentingnya sebuah komitmen dan tanggung jawab dalam tugas yang diemban seseorang agar bisa bekerja secara maksimal dengan mengoptimalkan...

Kabar

Bojonegoro – Selasa,03/09/20, 17 Agustus diperingati sebagai hari Kemerdekan Republik Indonesia, tahun ini Indonesia merayakan kemerdekaan yang ke-75. Semua ruas jalan, baik jalan kota...

Kabar

Bojonegoro – Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1441 Hijriah yang bertepatan pada tanggal 31 Juli 2020 ini masih di tengah pandemi Corona Virus...

Info

Bojonegoro–Coronavirus Disease¬†(COVID-19) yang melanda Indonesia 5 bulan belakangan ini, tak pelak mempengaruhi semua aspek kehidupan,pertumbuhan ekonomi, dampak sosial,keberlangsungan usaha baik kecil,menengah maupun besar, dan...

Copyright © 2020 Tim Digital Bojonegoro.com - Redaksi - Kontak