Connect with us

Hi, what are you looking for?

7luzSL6iPqKA23a1
7luzSL6iPqKA23a1

Kabar

Tidak Kantongi Izin, Pemkab Bojonegoro Hentikan Pengerukan dan Penjualan Tanah di Trucuk

Bojonegoro.com – Laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas pengerukan dan penjualan tanah pada lahan pertanian di Kecamatan Trucuk yang tanpa izin, langsung direspon Pemkab Bojonegoro. Wakil Bupati Nurul Azizah bersama tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Selasa (4/8/2026).

Sidak tersebut turut diikuti Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Bagian Hukum, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta pemerintah desa setempat.

Dalam pemeriksaan di lapangan, tim gabungan mengecek kelengkapan dokumen perizinan sekaligus memastikan aktivitas yang dilakukan telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hasil sementara menunjukkan masih terdapat persoalan terkait perizinan, sehingga Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memutuskan menghentikan sementara aktivitas galian dan menutup lokasi hingga seluruh persyaratan dipenuhi.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Bupati Bojonegoro untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi kepentingan masyarakat.

“Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya aktivitas pengerukan dan penjualan tanah pada lahan pertanian yang diduga dilakukan tanpa izin, kami bersama tim melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Atas arahan Bapak Bupati, kami turun bersama Satpol PP, DPMPTSP, Bagian Hukum, Bapenda, dan pemerintah desa untuk melakukan pengecekan terhadap perizinan kegiatan tersebut,” ujar Nurul Azizah.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, aktivitas galian dihentikan sementara hingga seluruh ketentuan perizinan dipenuhi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemkab dalam menjaga ketertiban, melindungi lahan pertanian, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kami tidak akan mentoleransi aktivitas yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum,” tegasnya.

Nurul Azizah juga menekankan bahwa lahan pertanian merupakan aset strategis yang harus dijaga keberlanjutannya karena memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan menjaga keseimbangan lingkungan. “Kami mengajak seluruh pelaku usaha maupun masyarakat untuk mematuhi setiap ketentuan perizinan sebelum melakukan kegiatan usaha ataupun pemanfaatan lahan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan, melindungi lahan pertanian, dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Jaga Harkamtibmas, Polres Bojonegoro Cangkrukan dan Doa Bersama Komunitas Ojol

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memastikan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pemanfaatan lahan di berbagai wilayah. Masyarakat juga diimbau untuk aktif melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran yang berpotensi merusak lingkungan maupun mengancam keberlanjutan lahan pertanian. [*]

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Pendidikan

Bojonegoro.com – MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro melakukan terobosan yang sangat membanggakan dengan mengirimkan sembilan anak didiknya belajar ke luar negeri melalui kegiatan SmartBot...

Peristiwa

Bojonegoro.com – Di penghujung bulan kemerdekaan satu Rumah toko (Ruko) milik Siti Ulfiah (49) di jl Raya Pasar Kedungadem kecamatan Kedungkandang kabupaten Bojonegoro mengalami...

Kabar

Bojonegoro.com– Para pencari kerja memadati Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (29/8/2026) dalam gelaran Bejo Career Day 2026. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pencari...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Warga Desa Purwosari Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro merayakan HUT  ke-81 Kemerdekaan Indonesia dengan berbagai pertunjukan seni tradisi dengan mengangkat budaya lokal melalui...

X