Bojonegoro.com – Kemenag Bojonegoro segera bergerak cepat menindaklanjuti peristiwa asusila yang terjadi di salah satu Madrasah di wilayah kerjanya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro didampingi Plt Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kepala Seksi Pendidikan Pondok Pesantren, Ketua Yayasan, serta Kepala Madrasah terkait menggelar siaran pers. Senin (25/03/24)
Dalam acara siaran pers tersebut Kemenag Bojonegoro mengeluarkan pernyataan dan keputusan sebagai berikut :
– Pesantren yang terletak dalam lembaga terkait akan segera memproses izin, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro akan menindaklanjuti.
– Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro membentuk satgas khusus agar tidak terulang kejadian serupa.
Drs Moh Sholihul Hadi, M.Pd selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma) ditunjuk sebagai ketua Satgas khusus. Dalam kesempatan tersebut Kemenag Bojonegoro melalui Satgasus menyatakam dengan tegas kejadian disalah satu Madrasah tersebut tersebut murni perbuatan oknum dan untuk membantu korban pihak madrasah sudah mendatangkan psikiater untuk mendampingi para korban.
“Semoga semua bisa berjalan dengan normal kembali” ujar Sholihul.










































