Connect with us

Hi, what are you looking for?

Bojonegoro.com
IMG 20220307 WA0049

UKM

Tingkatkan Ekonomi Warga, Desa Klampok Kembangkan Budi Daya Jamur Tiram

Bojonegoro.com – Pemerintah Desa Klampok Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terus berusaha menggali dan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat. Salah satu potensi yang dikembangkan saat ini adalah budi daya jamur tiram.

Menurut Kepala Desa Klampok Agus Suprianto, sebenarnya kegiatan masyarakat dalam budi daya jamur tiram sudah mulai dilakukan sekitar 2 tahun lalu. Namun karena masih kurangnya pembinaan dan pengarahan dalam melakukan budi daya serta pengolahan hasil budi daya, maka kegiatan tersebut terlihat kurang bisa berkembang.

“Tahun ini mencoba untuk menggandeng petani-petani jamur tiram tersebut untuk lebih mengembangkan usahanya,” terangnya.

Agus Suprianto, di sela-sela kesibukannya di balai desa Klampok Senin, (07/03/2022) menyampaikan bahwa saat ini ada 5 warga yang melakukan budi daya jamur tiram. Mereka adalah Mardi Utomo dari RT 6 sebagai pelopor di desa Kelampok. Selain itu ada Marjadi (RT 6), Suyuti (RT 4), M. Yusuf (RT 2) dan Agustina (RT 2).

Mereka saat ini sudah melakukan budi daya jamur tiram, namun masih ada beberapa kendala. Oleh karena itu Kades Klampok berusaha untuk memberikan bimbingan dan pendampingan guna memajukan budi daya jamur tiram tersebut.

Kendala yang dihadapi saat ini adalah adanya penurunan produksi pada saat musim kemarau dan kurang luasnya lahan untuk budi daya jamur tiram. Selain itu pengolahan hasil budi daya yang kurang kreatif serta pengemasan yang kurang menarik.

“Kendala yang dihadapi oleh petani adalah masalah produktifitas yang berkurang saat musim kemarau. Selain itu lahan yang kurang luas. Kendala yang ketiga adalah hasil mpengolahan yang kurang maksimal. Keinginan saya adalah meningkatkana pengolahan hasil budi daya menjadi lebih bagus dan kreatif,” tutur Agus Suprianto.

Sebagian petani sebenarnya sudah ada yang mencoba untuk mengolah menjadi jamur krispi. Namun karena pengemasan kurang bagus maka kurang menarik pasar. Oleh karena itu harus dibuat kemasan yang premium.

Baca Juga :  Nia Sari, Penyandang Disabilitas Pengrajin Tas Rajut Desa Gamongan

Kepala Desa Klampok saat ini juga sedang membangun rumah makan atau kafe di sebelah balai desa yang salah satu tujuannya nanti adalah membantu pemasaran petani jamur tiram. Nantinya akan disediakan menu-menu yang berasal dari jamur tiram.

“Saat ini sedang kami bangun rumah makan atau kafe yang rencananya akan kami buka setelah lebaran. Salah satu menu yang ada nanti adalah olahan jamur tiram hasil budi daya petani-petani di desa Klampok. Menu-menu yang direncanakan nantinya bisa berupa sate, tumis, botok , jamur krispi dan lain-lain,” pungkas Agus Suprianto.[nuty/nn]

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Olahraga

bojonegoro.com – Turnamen Catur Bupati Cup tahun 2022 diikuti 341 peserta dari 80 sekolah di kabupaten Bojonegoro yang digelar di GOR Polres Bojonegoro, Sabtu...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Bojonegoro Nglenyer Fashion Festival (BNFF) Zona 2 digelar di jalan poros Desa Luwihaji, tepatnya di Jembatan Terusan Bojonegoro – Blora (TBB) Kecamatan...

Kebijakan

Bojonegoro.com – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan sebanyak 52 pejabat. Mereka terdiri dari 10 pejabat administrator, 8 pengawas dan 34...

Olahraga

Bojonegoro.com – Cabang olahraga Bulutangkis merampungkan gelaran Bupati Cup tahun 2022 yang dimulai pada 28 November lalu di Sukorejo Sport Center (SSC) Desa Sukorejo...

X