Connect with us

Hi, what are you looking for?

Info

Tyas Ambar, Penyiar Radio penjaga budaya Nusantara

IMG 20200702 WA0031

Bojonegoro,Tyas Ambar (36thn), dikenal masyarakat luas sebagai Penyiar radio, senyumnya yang manis ini sudah tidak asing lagi bagi warga Kota Ledre Bojonegoro, Suaranya yang renyah selalu menyapa para penggemarnya diacara yang diasuhnya.

Tidak hanya mahir cuap cuap di depan mix, ibu 2 anak, Aida Anastasya Az-zahra Nata dan Dyah Ayu Kinanthi Laras ini mempunyai banyak talenta, Tyas Ambar juga mempunyai kemampuan menyanyi, menari, dan suka menulis.

Mengawali karier sebagai penyiar radio di tahun 2009, membawanya dipercaya menjadi penyiar disalah 1 Televisi lokal, itu yang menjadikan Tyas banyak ketemu dan banyak mengenal orang, Kepribadiannya yang supel, ramah dan murah senyum membuat orang mudah mengenalinya.

Ditemui di tempat kerjanya, di salah satu stasiun Radio swasta Bojonegoro, wanita berzodiak Sagitarius ini menjelaskan, dirinya menyukai dan sangat menikmati profesinya sebagai announcer, kerjanya asyik, Sapa penggemar, dengerin musik, sambil menyanyi sendiri, jadi moodnya selalu apik, setiap hari bawaannya Happy,, dasarnya saya suka cuap cuap depan mix, jadi tersalurkan aja ngoceh ngalor ngidul saat siaran, ungkapnya.
Menjadi penyiar radio jadi banyak teman, nambah saudara, kenalan dimana mana, jadi enak aja kalau pas jalan kemana gitu.. ada aja yg nawarin makan, seloroh Tyas.

Meski sudah mempunyai 2 momongan, wajahnya masih kelihatan imut, banyak yang menyangka masih lajang dan tak jarang mendapat godaan dari penggemar, biasa mas, resiko kerjaan,yang penting kita biasa jaga diri, tegasnya

Tyas Ambar saat bertugas.

Selain sebagai penyiar, Tyas Ambar juga aktif berkesenian, tercatat sebagai bendahara dewan kesenian Desa Mojodeso, Bojonegoro, Tyas menjadi salah satu penggerak seni ditempatnya tinggal.

Bukan hanya itu, di tingkat Nasional, Tyas adalah anggota Masyarakat Adat Nusantara (Matra), Sebuah organisasi yang concern di wilayah budaya nusantara, di percaya sebagai Srikandi Matra, atau disingkat Srita, tugasnya adalah menjaga, dan uri uri adat, tradisi dan kebudayaan lokal, (local wisdom) agar tetap ada dan lestari.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Ayo Ikuti Giveaway, Bojonegoro.com Lagi Bagi-bagi Rejeki.

Ditanya tentang kiat awet muda dan bahagia, wanita pemilik tahi lalat Dimata ini mengungkapkan, tetaplah menjadi diri sendiri, Urip sakdermo wae (hidup dengan sederhana dan apa adanya).

Pesannya buat anak muda, cintai dan hargai budaya Nusantara, karena itu adalah identitas bangsa,karena kuat tidaknya sebuah bangsa tergantung seberapa kuat masyarakat mengenal, dan mencintai budayanya.

Advertisement. Scroll to continue reading.
artikelsubmit
IMG 20200702 141432

Bersama anggota Matra

Ditanya awak media tentang kiat suksesnya, Tyas menjawab, Jangan pernah berhenti berproses, karena sukses itu berawal dari belajar, mencoba dan tidak pernah berhenti berusaha, tutupnya.

Bagikan :
2 Komentar

2 Komentar

  1. Avatar

    Tyaz

    2 Juli 2020 at 10:49 pm

    Manstap…lanjutkan🤣🤣🤣

    • Ludvi Agus

      Ludvi Agus

      13 Juli 2020 at 9:59 pm

      Yesss

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Baca Artikel Lainnya

Copyright © 2020 Tim Digital Bojonegoro.com - Redaksi - Kontak

X