Connect with us

Hi, what are you looking for?

Vu9UHLY4RcXh4Fl2
Vu9UHLY4RcXh4Fl2

Politik dan Pemerintahan

Wabup Bojonegoro Sidak Empat Titik Lokasi Proyek Pembangunan Infrastruktur Desa

Bojonegoro.com – Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah terus inspeksi mendadak (sidak)  di empat lokasi pembangunan infrastruktur desa yang memanfaatkan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) 2025.

Sidak ke lokasi pembangunan didampingi oleh Kepala Dinas PU BMPR Kabupaten Bojonegoro, Inspektur Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan jasa, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Lokasi pertama, Wabup Nurul meninjau jembatan penghubung Desa Ngulanan dengan Desa Ngablak, Kecamatan Dander yang dalam proses pembongkaran. Wabup menekankan bahwa proses perbaikan jembatan yang direncanakan 2026 akan selesai, harus benar-benar terealisasi dengan memperhatikan standar dan kualitas mutu

“Kita akan memantau terus, karena ini menyangkut kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Kita juga harus memahami bahwa pembangunan harus selaras dengan kondisi alam, namun kita juga meminta dari pihak. Konsultan dan kontraktor memiliki inovasi serta ide untuk mencapai target-target yang telah ditentukan dalam pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Usai meninjau progres pembangunan jembatan, Wabup beserta rombongan melanjutkan sidak ke lokasi kedua. Tepatnya di Desa Trembes Kecamatan Malo. Pihaknya meninjau progres pembangunan jembatan desa. Wabup Nurul mengapresiasi progres yang telah dikerjakan, selain perencanaan yang matang, alternatif akses masyarakat turut siapkan untuk mempermudah akses warga.

Di dua titik terakhir yakni Desa Bancer, Kecamatan Ngraho dan Desa Tengger Kecamatan Ngasem. Nurul Azizah meninjau jalan cor beton yang telah selesai dikerjakan melalui BKKD 2025. Menurutnya, pembangunan jalan cor beton yang terletak di Desa Bancer Kecamatan Ngraho sepanjang kurang lebih satu kilometer terlaksana tepat waktu.

Nurul Azizah juga menekankan pemanfaatan harus disesuaikan dengan mutu dan kualitas jalan, supaya usia pemakaian diperoleh secara maksimal.

“Infrastruktur ini juga menjadi salah satu aset desa, sehingga pemerintah desa memiliki kewajiban untuk memastikan warga mendapat manfaat dari infrastruktur ini. Salah satunya dengan memberikan batas kapasitas untuk kendaraan yang melintas, sehingga masa pakai jalan maksimal,” jelas Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah.

Baca Juga :  Dukung Kemandirian Gula Nasional, Pemkab Bojonegoro Gelar Sosialisasi Pengembangan Kawasan Tebu

Di tahun 2025, Pemkab Bojonegoro menggelontorkan BKKD untuk memaksimalkan konektivitas antar wilayah serta pembangunan infrastruktur yang lebih merata dan meluas. Dengan harapan masyarakat merasakan dampak positif dari upaya tersebut. [*]

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Kabar

Bojonegoro.com – Perancangan busana kebanggaan Bojonegoro, Sri Artiningsih, S.Pd, atau lebih dikenal dengan bunda Arva diundang Mitra Desa Nusantara (MDN) sebagai narasumber dalam seminar nasional...

Pendidikan

Bojonegoro.com – MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro melakukan terobosan yang sangat membanggakan dengan mengirimkan sembilan anak didiknya belajar ke luar negeri melalui kegiatan SmartBot...

Pendidikan

Bojonegoro.com – Tiga siswa Bojonegoro menerima penghargaan atas prestasinya menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada tingkat nasional dan Provinsi Jawa Timur....

Digital

Bojonegoro.com – Kehadiran Agen BRILink di wilayah pelosok Kabupaten Bojonegoro membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini harus menempuh jarak...

X