Wakil Bupati Bojonegoro Hadiri Pentas Seni Sanggar Tari Anglingdarma 2025

Bojonegoro.com – Sanggar tari Anglingdarma menggelar Pentas Seni 2025 di Alun-Alun Kota Bojonegoro, kegiatan tahunan sanggar terbaik di Bojonegoro ini terasa sangat istimewa, tidak hanya karena mampu mementaskan siswanya di tengah kota, namun juga kehadiran Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah yang berkenan membuka acara, Sabtu (05/07/2025) malam.
Pentas seni dengan mengusung tema “Bhumi Kala Nrthya Sandh” yang berarti Harmoni Tari Sepanjang Masa di Bumi Nusantara ” dibuka dengan parade penari Anglingdarma, adapun kegiatan bertujuan sebagai media melatih mental anak didik sanggar untuk memperagakan materi latihan yang diterimanya selama setahun di hadapan khalayak ramai.
Ketua panitia kegiatan Luci Fransiska dalam laporannya menyampaikan bahwa pentas seni ini adalah kegiatan tahunan yang digelar oleh sanggar Anglingdarma untuk memberi wadah bagi siswa melatih mental dengan mempraktikkan latihan tari selama menempuh latihan di sanggar.
Sanggar Tari Anglingdarma dengan tagline “Menyatukan Irama Menghidupkan Budaya” berdiri sejak tahun 2010 dan saat ini memiliki 287 siswa dan 211 anak terlibat dalam pentas malam ini, adapun sumber pendanaan murni dari orang tua wali siswa dan para donatur yang peduli dengan pengembangan seni di Bojonegoro.
“Terima kasih pada pemkab Bojonegoro dalam hal ini adalah Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kebudayaan & Pariwisata yang telah banyak membantu dan memfasilitasi sehingga acara ini bisa terwujud dan sukses” tutur Luci.
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan bahagianya melihat anak-anak generasi Z dan generasi Alva mengikuti les tari tradisional dan kontemporer. Kebanggaan akan seni dan budaya Nusantara bisa menjadi modal penting bagi anak-anak untuk cinta negeri dan menjadi benteng dari pengaruh budaya asing yang belum tentu baik perkembangan mental anak.
“Orang tua yang mengenalkan dan membekali anak-anaknya dengan ketrampilan seni akan memiliki kecenderungan bermental kuat saat dewasa, terima kasih untuk orang tua wali siswa” tutur Nurul Azizah.
Nurul Azizah juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pimpinan sanggar yang telah memberikan tontonan gratis bagi warga Bojonegoro, Wabup yang murah senyum ini juga menegaskan melalui kegiatan seni ini Sanggar telah berkontribusi terhadap seni dan budaya di Bojonegoro.
“Insyaallah, anak-anak ini nanti juga akan diikutsertakan untuk peringatan Hari Koperasi dan sekaligus 2025 penari Thengul yang akan dilibatkan dalam peringatan Hari Koperasi yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur” jelas Wabup Nurul Azizah.
Dalam kesempatan itu pula Wabup Nurul Azizah menyampaikan penjelasan terkait program layanan kesehatan gratis Pemerintah Daerah (Pemda )Bojonegoro untuk warga.

Dipandu Master of Ceremony (MC) kenamaan Erni dan Yugo, acara pentas seni semakin bertambah semarak dengan tingkah dan kelucuan mereka berdua. Malam pentas seni Sanggar Angling Darma tersaji dengan sangat mewah dan elegan diwarnai pesta kembang api, siswa menyajikan 21 karya tari diantaranya adalah tari Cemeti Alit, tari Topi, tari Engklek, tari Jaran Kore, tari payung, tari Wulang Sunu, dan tari Konyol Ayu.
Tidak mau kalah dengan anak-anaknya puluhan orang tua wali siswa yang menamakan dirinya “Emak-emak Mileneal Anglingdarma” melakukan Flashmob menambah seru acara. Pentas disaksikan ribuan masyarakat yang memadati Alun-alun. Tidak ketinggalan para pedagang dan UMKM juga ikut menerima berkah dari kegiatan ini.
Denny Ike, pimpinan sekaligus pemilik sanggar Anglingdarma adalah orang dibalik kesuksesan malam itu, dia menyampaikan rasa bahagianya, dia tidak mengira yang hadir akan sebanyak ini, dan tidak kalah mengejutkan adalah acara ini dihadiri oleh staff komunikasi kantor kepresidenan, bapak Rochim, ungkap Denny.
Hadir dalam acara, Wakil bupati Bojonegoro, staf komunikasi kantor kepresidenan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Kesehatan Kepala Dinas Pendidikan, cabang dinas pendidikan Jawa Timur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, camat Bojonegoro, Perwakilan Polsek Bojonegoro, Kepala kelurahan Karangpacar dan kepala Kelurahan Ngrowo.
