Connect with us

Hi, what are you looking for?

Bojonegoro.com
IMG 20210812 093458

Kabar

Webinar, Rencana Kerja Pembangunan Desa Libatkan Masyarakat dan Ahli.

Bojonegoro.com – Ruang Desa Center menyelenggarakan Webinar Desa Pintar dengan tema “Perencanaan Pembangunan Partisipatif Berbasis Indeks Desa Membangun dan Sustainable Development Goals Desa (SDGs). Rabu, 11/08/2021.

Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) sangat penting guna pembangunan yang efektif, sesuai kebutuhan dan tepat sasaran, untuk itu perlunya  melibatkan Masyarakat desa sebagai warga dan penerima manfaat dari program dan pembangunan yang dikerjakan oleh desa.

Kegiatan webinar tersebut dilakukan secara daring melalui virtual zoom meeting yang diikuti oleh 53 peserta dari berbagai unsur dan disiarkan di channel youTube TV Ruang Desa Center. Tujuannya agar masyarakat di manapun berada dapat mengikuti dan bisa belajar bersama.

Kepala Desa Mulyo Agung, Abdi Nugroho, menjelaskan pengalamannya ketika menjadi pendamping desa, bahwa penyusunan perencanaan ini sering melewatkan keterlibatan perempuan dalam forum serta forum penyusunan perencanaan desa lainnya yang harusnya melibatkan unsur masyarakat salah satunya peran perempuan.

Dalam situasi Pandemi Covid-19 yang sudah dua tahun terjadi ini, perencanaan juga harus melakukan penyesuaian terkait apa saja yang perlu menjadi prioritas. “Karena jika berbicara tentang pembangunan urgensinya selalu pembangunan fisik. Sedangkan pembangunan manusia tak jarang dinegasi,” ungkapnya.

Kemudian, dalam proses penjaringan aspirasi juga perlu melakukan “jagong” di warung kopi karena tidak memungkinkan dilakukan kegiatan formal seperti Musyawarah Dusun dan Musyawarah Desa dengan mengumpulkan banyak orang.

“Seringkali obrolan di warung yang terkesan non formal, namun substansi dalam usulannya lebih baik daripada forum formal tentunya masih sesuai dengan RPJMDesa,” imbuhnya.

Terpisah, Tenaga Ahli Bidang Perencanaan Partisipatif P3MD Kabupaten Bojonegoro, Edy Prayitno, menjelaskan konsepsi perencanaan dengan menggunakan rumus tiga3tiga3. Dimana awal perencanaan dari grassroot dengan pola partisipatif kemudian naik ke ranah teknokrat hingga ke wilayah politis.

Baca Juga :  Proyeksi Wajah Baru Kota, Bupati Bojonegoro Inspeksi Pembangunan Kawasan Eks Tanggul MH Thamrin

“Dalam perencanaan setidaknya ada tiga dokumen yang dibahas. Yaitu RPJMDesa yang dilakukan setelah pelantikan Kepala Desa, RKPDesa yang dibahas pada bulan Juli hingga September, serta APBDesa pada bulan Oktober hingga Desember,” sambung Edy.

Lebih lanjut, dari forum Webinar ini, tentunya masyarakat dan perangkat desa memiliki harapan bersama, yakni mendapatkan titik temu dan sinkronisasi pemikiran sehingga perencanaan desa dapat berjalan dengan baik. “Kedepannya dengan saling keterlibatan antara stakeholder dan masyarakat pada tingkat grassroot untuk saling bersinergi,” pungkasnya.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Chandra Paes Art pamerkan 14 karya busananya dalam Fashion Street Red Carpet (FRC) Car free Day di Alun-alun kota Bojonegoro, Minggu, 22/01/2023....

Wisata

Bojonegoro.com – Ethek Ethek Ethek Ethek Ethek… Bunyi itu terdengar berirama memenuhi pasar kuliner PKL Berkah di Jalan KH Hasyim Asy’ari Ledok wetan Bojonegoro....

Kuliner

Bojonegoro.com – Bagi anda pencinta kuliner makanan dengan sentuhan tradisional, terkhusus lagi dari bahan olahan belut, Belut Asap ” Nandur Srawung” di kawasan jalan...

Wisata

Bojonegoro.com  –  Pembangunan Eks Tanggul M.H. Thamrin kini menjadi icon baru Kabupaten Bojonegoro, Thamrin Park menjadi salah satu pusat keramaian yang saat ini banyak...

X