Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kabar

Wintari, Kartini Masa Kini Perempuan Inspiratif dari Margomulyo

IMG 20220426 WA0048

Bojonegoro.com  – Tutur katanya lugas. Kiprahnya di gerakan kepemudaan tak perlu diragukan. Dia adalah Wintari, peraih Juara 1 Perempuan Menginspirasi. Perempuan 31 tahun asal Kecamatan Margomulyo ini menyisihkan peserta lain. Anugerah Perempuan Menginspirasi dan Lomba Cipta Busana Kerja Corak Batik, Selasa (24/4/2022)

Acara digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) sebagai peringatan Hari Kartini ke-97 tahun 2022.

Wintari saat ditemui di sela-sela acara berpendapat, perempuan terlahir memiliki kepekaan yang lebih pada lingkungan sekitar. Dia pun menceritakan kiprahnya sebagai inisiator gerakan kepemudaan yang ada di Margomulyo. Ada tiga kegiatan. Mulai dari bergerak di sektor sosial, pendidikan, budaya, hingga sosial.

“Kalau di Margomulyo beberapa hal yang perlu mendapat perhatian di bidang pendidikan. Ada anak putus sekolah. Dulu ada banyak angka anak putus sekolah, sehingga kita bikin kegiatan. Namanya Gerakan Margomulyo Menginspirasi,” jelas Wintari.

Dalam kegiatan tersebut, Wintari mengajak para stakeholder kecamatan untuk mengadakan kelas inspirasi. Datang ke sekolah-sekolah untuk memberi motivasi dan menularkan semangat agar tidak ada anak putus sekolah.

“Kedua, bidang budaya. Di Margomulyo ada Samin. Komunitas masyarakat yang masih memegang nilai-nilai leluhur Samin Surosentiko. Kita bikin kegiatan Duta Samino Samini. Samin Isih Ono, Samin Masa Kini. Anak-anak muda pun kita ajak untuk lebih peduli dan menjadi Duta Samin,” tutur perempuan yang kesehariannya sebagai Kaur Perencanaan di Desa Sumberjo, Kecamatan Margomulyo ini.

Terbaru, Wintari kini fokus ke Thengul. Menurutnya, Bojonegoro sedang masa krisis dalam artian se-Kabupaten Bojonegoro hanya ada 12 dalang senior Wayang Thengul. Sementara, ada dua perajin Wayang Thengul. Yakni di Kecamatan Padangan dan di Kecamatan Margomulyo.

Baca Juga :  Buaya Sungai Sering Terlihat Muncul, Dinas DAMKAR dan Penyelamatan Bojonegoro Lakukan Evakuasi

“Saya sedang menggarap Thengul. Kita perhatikan dan kita branding Kampung Thengul. Bersama dengan perajin Wayang Thengul untuk bisa membuat souvenir Thengul. Ke depan ingin menjadi edukasi khusus Thengul. Itu yang kita kembangkan di sana,” pungkasnya.

Wintari menuturkan, sebagai penggerak harus berpikir bagaimana warisan budaya tetap lestari. Dalam prosesnya, Wintari mengajak desa agar bisa berbagi ilmu untuk kemudian ada regenerasi pemuda yang dapat bergerak di bidang budaya. Baik itu secara keilmuan maupun pembuatan Wayang Thengul.

“Ini memang agak susah, namun itulah tantangan sebagai inisiator,” imbuhnya.

Bagi Wintari, RA Kartini merupakan bentuk semangat. Dan semangat yang paling relevan yakni bagaimana perempuan bisa peka terhadap permasalah sosial dan isu yang ada di lingkungan kita. Menurutnya, tidaklah perlu berangan-angan terlalu besar untuk merubah dunia, tapi mulai yang paling kecil tapi dapat menjadi nyata.

“Harapan ke depan untuk perempuan di Bojonegoro agar lebih berdaya, lebih bangga dan percaya diri pada peran yang bisa diambil,” ucapnya.

Masih dalam kesempatan yang sama, Camat Margomulyo Dyah Enggarini Mukti, sebagai bentuk dukungannya terhadap para perempuan di Bojonegoro, berharap ke depan akan banyak wanita-wanita yang bisa menginspirasi seperti Wintari.

“Jadi Mbak Wintari nggak hanya di sisi institusi atau pekerjaan, tapi dia bisa lebih berkembang dalam bermanfaat untuk lingkunganya. Bagaimana menggerakkan masyarakat yang ada di lingkungannya. Terutama perempuan agar bisa berdaya,” jelasnya.

Kartini masa kini bagi Enggar, sapaan akrabnya, menyampaikan apa yang disampaikan Ibu Bupati benar. Bahwa perempuan harus bisa membagi waktu antara menjadi ibu pekerja dan ibu rumah tangga.

Menjadi ibu pekerja juga bisa menjadi modal untuk perempuan agar mandiri. “Dan tentunya diimbangi dengan menjaga anak-anak dan keluarga,” tuturnya. [cs/]

Baca Juga :  Jelang Pengamanan TPS Pemilu 2024, Polisi di Bojonegoro Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Perempuan Menginspirasi lainnya yaitu :

Juara II Marfu’ah dari RSUD Sosodoro Djatikusumo – Merawat Jenazah Khusus Perempuan dan Pasien Infeksius dan Covid-19

Juara III Umaya Rahmawati dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata – Melestarikan Tari di Kabupaten Bojonegoro

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Olahraga

BOJONEGORO – Kepastian kapan akan digelar pelaksanaan Liga 3 putaran Nasional sudah diterima oleh manajemen Persibo Bojonegoro. Surat edaran dari PSSI melalui Asosiasi Provinsi...

Politik dan Pemerintahan

Bojonegoro.com – Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Bojonegoro menyelenggarakan rapat pembahasan draft nota kesepakatan bersama dengan BBWS Solo...

Kebijakan

Bojonegoro.com – Banyaknya penerangan jalan umum (PJU) yang telah dipasang Pemkab Bojonegoro di seluruh wilayah kecamatan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan adanya PJU, masyarakat...

Ekonomi

Bojonegoro.com – Ratusan warga Bojonegoro memadati lokasi kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama Bulog di...

X