Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kabar

Yuli Zedeng, seniman serba bisa ciptakan 7 lagu covid-19

Yuli Zedeng, seniman serba bisa ciptakan 7 lagu covid-19

Ditengah pandemi covid-19 yang terus merebak, Seniman serba bisa Yuli Zedeng mampu menciptakan 7 lagu bertema Covid-19, lagu ciptannya diberi judul Wabah, Pandemi, Jangan kasih kendor, cepat berlalu, Stop Corona, Nama Tuhan,dan Alam maafkan kami.

Virus Corona yang semakin hari semakin luas sebaran dan dampaknya menjadikan perhatian dan keprihatinan Yuli.
Seniman gondrong yang pernah mengenyam pendidikan seni tata panggung di Sekolah tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta dan seni murni Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatika (STKW) Surabaya ini terhitung istimewa, selain kemampuan melukis sebagai sang perupa, Yuli juga seorang musisi yang cukup handal dan dikenal di Bojonegoro.

Corona virus disease (covid-19) menjadi momok masyarakat dunia, tidak terkecuali di Indonesia, masa-masa yang sulit, semua terdampak, masa dimana kita dipaksa untuk berdiam diri dirumah, menerapkan Social distancing dan physical distancing,semua diwajibkan menerapkan protokol covid guna memutus rantai penyebarannya, tapi itu semua tidak mampu menghentikan kreatif Bapak 2 anak ini untuk berkarya.

Bapak dua anak yang juga seorang tenaga pengajar,menggarap sendiri proses penciptaan lagunya, mulai dari lirik, aransemen musik hingga recordingnya,
Semua karya Yuli bisa Nitijen akses di You tube, di Chanel Yuli Zedeng art.

FB IMG 1591365513366p

Ditemui awak media di markas Zedenk art, Kelurahan Kepatihan Bojonegoro, 07/06/20, Yuli menyampaikan,bagaimana tersiksanya kita semua dengan wabah ini, kita dipaksa berdiam diri, bersabar, bertahan dalam situasi yang tidak menentu,saya menangkap keprihatinan ini melahirkan kesedihan dan suasana mencekam di masyarakat, Fenomena ini yang membuat saya merenung, ada apa dengan dunia, pesan apa yang ingin alam sampaikan, dari hasil perenungan itu lahirlah 7 lagu jelasnya.

khusus lagu berjudul wabah, itu saya ciptakan dan saya dedikasikan untuk Pak Handoko sang perupa, teman seniman yang telah meninggal dunia,karena Covid 19 beberapa hari yang lalu, kata Yuli lirih.
Tapi kita tidak boleh menyerah, kita mesti tetap semangat, dan meneruskan hidup,kita pasti mampu melewati ini semua bersama, tegasnya.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Artikel Lainnya

Kabar

Bojonegoro.com – Para kader penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bojonegoro mendapat pelatihan pengolahan pangan alternatif berbahan dasar tepung mocaf atau tepung dari...

Kabar

Bojonegoro.com  – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke – 78 Tahun 2024, Polres Bojonegoro menyalurkan bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat yang membutuhkan di sekitaran...

Kabar

Bojonegoro.com – Dalam menyambut hari Bhayangkara ke 78 tahun 2024, Polres Bojonegoro menggelar Bakti Religi di sejumlah tempat ibadah di Kabupaten Bojonegoro, Jum’at (14/6/2024)....

Kabar

Bojonegoro.com  – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke – 78 Tahun 2024, Polres Bojonegoro kembali salurkan bantuan sosial (Bansos) berupa paket sembako kepada warga...

X