Connect with us

Hi, what are you looking for?

Bojonegoro.com
IMG 20211002 WA0023

Politik dan Pemerintahan

Serap Aspirasi, Bupati Ajak Bangun Kekompakan Masyarakat Dengan Pemerintah

Bojonegoro.com – Bupati Bojonegoro didampingi Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Sosial, Plt. Kepala Dinas PU Sda hadiri kegiatan Sambang Desa di Dusun Bungas, Desa Guyangan, Kec. Trucuk, Jum’at, 01/10/2021  Acara yang diselenggarakan di Balai Desa Guyangan diikuti oleh Forkopimca Kec. Trucuk, Kepala Desa se Kec. Trucuk, Ketua PKK dan BPD.

Dengan mengangkat tema Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penanggulangan Kemiskinan Yang Berkelanjutan dan Pembangunan Insfrastruktur Sumber Daya Air, Kepala Dinas Sosial bahwa Pemkab Bojonegoro memiliki beberapa Program Penanggulangan kemiskinan, diantaranya KPM, KPP, RTLH, Santunan, Beasiswa Pendidikan dan lain-lain.

Namun dalam perjalanannya, upaya dalam menekan angka kemiskinan masih mengalami kendala di sektor data. Sebagaimana yang disampaikan oleh Ka Dinsos bahwa terdapat ketidaksesuaian data akibat dari update data dan sumber data yang dimiliki Kementrian dengan Pemkab Bojonegoro. Sehingga, tercatat di kementrian masysarakat miskin tinggi, padahal Pemkab Bojonegoro telah mengcover 100% masyarakatnya dengan BPJS.

Selain itu, Pemkab Bojonegoro juga telah mentargetkan program Aladin atau RTLH tuntas di tahun 2022, dan BPNT Daerah guna mengcover masyarakat yang tidak menerima Bantuan PKH dan bantuan lain dari Pemerintah Provinsi.

Pada kesempatan itu, masyarakat mensoroti aktivitas Kali Kening di Desa Banjarsari yang rawan longsor apabila memasuki curah hujan dan volume sungai meningkat karena menjadi titik pertemuan 2 sungai. Hingga saat ini, telah terjadi longsor seluas 1 hektar lebih dan meminta bantuan penanganan longsor yang lebih lagi dari Pemkab Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro menjelaskan bahwa Kali Kening memang menjadi ranah Pemkab Bojonegoro, namun karena titik penyebab longsor di pertemuan dengan Sungai Bengawan Solo, maka titik tersebut menjadi ranah BBWS. Namun pemkab akan tetap berupaya berkoordinasi dengan pihak BBWS terkait penanganan longsor di sekitar Kali Kening. Bupati juga meminta masyarakat juga turut serta berperan menjaga lingkungan, pastinya dengan tidak sembarangan membuang sampah. Kemudian menanam pohon disekitar aliran kali untuk mencegah longsor.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Gelar Apel Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

Selanjutnya, Anna Mu’awanah Menambahkan bahwa Bojonegoro di tunjuk sebagai Pilot Projects Penanganan Kemiskinan Ekstrem. Ada sekitar 50.200 jiwa masyarakat di Kab. Bojonegoro dari data kementrian tergolong Masyarakat Miskin Ekstrem. Dengan kategori tidak mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan, berstatus Rumah Tidak Layak Huni, Tidak mendapatkan program pemberdayaan masyarakat, dan tidak tersentuh program kesejahteraan lain.

Anna Mu’awanah memastikan tahun 2021, Kab. Bojonegoro mampu menyelesaikan Kemiskinan Ekstrem. “Hingga saat ini 100% masyarakat Bojonegoro telah ter cover BPJS, Program ALADIN tuntas di tahun 2022, telah meng cover masyarakat yang tidak menerima Bantuan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi. Sehingga komponen kemiskinan Ekstrem dapat teratasi dengan program pembangunan Pemkab Bojonegoro dan 100% data dapat sesuai dengan yang ada di Kementrian.” Terangnya.

Bagikan :
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Baca Artikel Lainnya

Olahraga

Bojonegoro.com – 32 Tim bertanding di Grand Final ESprot Bupati Cup 2022 dan berusaha menampilkan yang terbaik,  dipandu 2 reporter pertandingan yang digelar di...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Fashion Street Red Carpet (FRC) kembali hadir di Car Free Day (CFD) Alun – alun Bojonegoro, namun ada yang berbeda dengan penampilan...

Olahraga

Bojonegoro.com – Muhamad Haviz Rizal Wibowo (13) dan Aurelia Zahara Asa (13) atlit renang potensial dari Bojonegoro mampu menorehkan prestasi yang membanggakan saat mengikuti...

Seni dan Budaya

Bojonegoro.com – Iringan musik dan gemerlap lampu menjadi tanda dimulainya Bojonegoro Fruit and Veggie Fashion Street Competition sebagai puncak acara Getuk Parasa yang diselenggarakan...

X